Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

A Girl Called Martha

A Girl Called Martha Kisah ini berawal dari kesadaranku yang timbul dari perenungannya di suatu hari yang kelabu. Bisa kukatakan demikian karena hari itu adalah hari dimana aku kehilangan nenekku, wanita yang luar biasa, menjadi inspirasi bagi orang di sekitarnya terutama bagi anak-anak dan cucunya. Hari ini dia tiada, namun kisahnya menjadi legenda...... Rega, sembilan puluh empat tahun yang lalu... Di tengah malam berbulan terang, dari balik sebuah rumah adat di kampung Natameze, terdengar tangis bayi perempuan yang baru saja lahir. Kedua orang tuanya, Badhi Owa dan istrinya menamainya Martha Igo Wula, Wula artinya bulan, dengan harapan kelak sang bayi akan menjadi penerang bagi gelapnya kehidupan, memberi harapan baru. Martha tumbuh menjadi anak gadis yang luar biasa, yang paling menonjol adalah rajin membantu ibunya di dapur. Dibanding kakak-kakak perempuannya justru si bungsulah yang paling rajin. Waktu berlalu dan tibalah saatnya bagi si bungsu untuk pergi ke sekolah. Saat itu ...

A new begin

A New Begin...... Dear diary... Selasa, 19 Juli 2011 Aku sedang sangat-sangat bahagia karena akhirnya doa aku dan suamiku terjawab sudah. Akhirnya Tuhan bermurah hati memberikan kami keturunan juga. Sebelum perjalanan kami ke Hokeng untuk merayakan pesta perak hidup membiara yang ke 25 tahun mama suster, aku sudah terlambat haid. Aku merasa agak sangsi sehingga tidak segera memeriksakan diri. Saat kami liburan di Wegok (Wain Koja Obok), Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, desa asal suamiku yang adalah turunan dari salah satu Lepo Pitu Wegok yaitu Lepo Siga Hitong, selama seminggu, aku mulai merasa tidak enak badan, ngantuk terus, perut selalu kencang, malam susah tidur, akhirnya aku beli testpack dan akhirnya....tidak sampai semenit, aku sudah melihat hasilnya positif dengan adanya garis tambahan yang muncul pada stick testpack. “Bagaimana?”, tanya suamiku. Aku hanya mengangguk-angguk tanpa bersuara. Aku begitu gembira, begitu pula suamiku, kami begitu bahagia, suami...